iklan

Rista Rama Dhany - detikfinance
Senin, 26/05/2014 16:38 WIB
http://images.detik.com/content/2014/05/26/4/164022_lutficabai320.jpg
Jakarta -Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menganggap wajar jika ada kenaikan harga pangan 5%-10% jelang Puasa dan Lebaran. Menurutnya kenaikan harga sebagai 'Tunjangan Hari Raya' (THR) untuk para petani dan pedagang.


"Tapi kalau naikknya nanti sekitar 5%-10%, sebetulnya itu insentif, itu THR bagi pedagang dan petani kita, kita maklum lah," ucap Lutfi di Kantor Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Indonesia, Kuningan, Senin (26/5/2014).



Ia mengungkapkan berdasarkan pengalaman beberapa tahun lalu, menjelang Puasa dan Lebaran, harga 7 jenis kebutuhan pokok mengalami gejolak harga.
Kementerian perdagangan memang memantau beberapa kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, tepung terigu, kedelai, daging sapi, daging ayam, telur, cabai, dan bawang merah.



"Namun untungnya Kuartal I-2014 ini kita mengalami deflasi, sehingga dampak kenaikkan barang kita perkirakan masih bisa dikendalikan," katanya.



Lutfi mengatakan akan terus berkomunikasi dengan kalangan industri khususnya di bidang sandang dan pangan untuk meningkatkan kapasitas produksinya jelang Puasa dan Lebaran.



"Kalangan ritel yang juga anggota Kadin juga kita sudah berkomunikasi, menaikkan kapasitas produksi dan meningkatkan stok mereka hingga 50%, seperti biskuit, alas kaki, baju dan lainnya," tutupnya.

(BisTi/Dhen)

0 comments:

Post a Comment